Deteksi Posisi Durian Jatuh Menggunakan Sensor Geophone

Writer(s) : Andi Wijaya | Christoforus Yohannes | Ingrid Nurtanio

Teknik Informatika | Teknik Informatika S1

PDF
Login required to download this file
Abstract

Durian merupakan salah satu komoditas buah-buahan yang mempunyai nilai ekonomi penting di pasar perdagangan, di mana Indonesia merupakan salah satu negara produsen terbesar di Asia Tenggara. Oleh karena itu, musim panen menjadi masa-masa yang dinantikan oleh para petani buah Durian. Petani di Indonesia umumnya menunggu buah yang telah masak di pohon jatuh ke tanah untuk dikumpulkan pada saat musim panen. Dengan cara ini, petani perlu mengambil Durian yang jatuh sesegera mungkin sebelum durian mengalami pembusukan atau rusak karena hama. Oleh sebab itu, penelitian ini dilakukan untuk menguji coba penggunaan sensor Geophone untuk memprediksi posisi Durian yang jatuh berdasarkan getaran tanah yang dihasilkan. Metode Received Signal Strength (RSS) digunakan untuk membandingkan nilai output atau amplitudo dari 4 sensor Geophone yang dipasang pada sebuah bidang membentuk dua sumbu, X dan Y. Perbandingan nilai 2 sensor pada masing-masing sumbu dikonversi menjadi titik prediksi jatuhnya buah Durian. Hasil dari penelitian ini adalah sensor Geophone dengan metode RSS dapat memprediksi posisi durian jatuh pada wilayah pengujian sebesar 10 m2 dengan eror antara titik prediksi dan titik sebenarnya sebesar 6,6% - 14,5% pada wilayah efektif pengujian dan 29,1% - 51,6% pada wilayah sudut bidang pengujian.