IMPLEMENTASI TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY PADA MEDIA PEMBELAJARAN ANATOMI DAN FISIOLOGI TUBUH MANUSIA BERBASIS ANDROID

Writer(s) : Ardya Dwi Rahmasari | Muhammad Niswar | Zulkifli Tahir

Teknik Informatika | Teknik Informatika S1

PDF
Login required to download this file
Abstract

Augmented Reality (AR) dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran siswa. Metode yang masih digunakan dalam pembelajaran yaitu ceramah, diskusi dan model pembelajaran role playing. Bahan ajar yang digunakan yaitu power point, torso, gambar organ penyusun sistem dalam tubuh dan peta konsep. Torso merupakan salah satu alat bantu yang dibutuhkan untuk menjelaskan struktur sistem tubuh manusia. Namun, dalam penggunaan alat ini hanya bisa digunakan pada jam mata pelajaran biologi berlangsung yang biasanya hanya berlangsung sekitar 2 hingga tiga jam saja sehingga pemakaian alat terbatas. Dalam penelitian ini, penulis membuat sebuah sistem AR menggunakan metode markerless, sistem dapat mendeteksi permukaan planar atau bidang tanah sehingga dapat memunculkan objek 3D rangka manusia. Metode perancangan sistem yang digunakan yaitu metode waterfall. Pengujian dilakukan dengan standar ISO 25010 yang terdiri dari beberapa tahap yaitu pengujian functional suitability, compatibility, usability, performance efficiency dan analisis verifikatif. (1) pengujian functional suitability mendapatkan nilai 0,91. Hasil tersebut jika dilihat dari standar aspek kualitas functional suitability yang dikembangkan oleh App Quality Alliance (AQuA), maka diperoleh hasil pengujian aplikasi yang sesuai dengan standar yang dikeluarkan oleh AQuA. (2) pengujian compatibility mendapatkan nilai persentase 100% dengan kategori layak. (3) pengujian usability mendapatkan nilai persentase 81,82% untuk kriteria usefulness, 87,27% untuk kriteria ease of use, 88,64% untuk kriteria ease of learn dan 86,67% untuk kriteria satisfaction. Persentase total dari pengujian aspek usability yaitu sebesar 85,73% dengan kriteria sangat layak. (4) pengujian performance efficiency mendapatkan hasil bahwa pada permukaan dengan kontras yang baik, 3D objek dapat muncul pada sudut dan jarak apa pun dan rata-rata waktu respon aplikasi AR yaitu sebesar 0,870 detik. (5) pengujian analisis verifikatif mendapatkan hasil bahwa H1 diterima yang artinya ada perbedaan yang bermakna pada nilai siswa setelah menggunakan aplikasi AR.