Rancang Bangun Sistem Deteksi dan Pemetaan Jalan Berlubang Menggunakan Akselerometer dan GPS pada Smartphone

Writer(s) : Ilmi Nurrahma Ismail | Zahir Zainuddin | Intan Sari Areni

Teknik Informatika | Teknik Informatika S1

PDF
Login required to download this file
Abstract

Secara teknis, kerusakan jalan menunjukkan suatu kondisi dimana struktural dan fungsional jalan sudah tidak dapat memberikan pelayanan yang optimal terhadap lalu lintas yang melintasi jalan tersebut. Kecelakaan mayoritas melibatkan kendaraan jenis sepeda motor yaitu sekitar 72% dimana faktor jalan berlubang merupakan penyebab utama adanya kecelekaan tersebut. Metode yang digunakan dalam sistem pemantauan kondisi jalan dibedakan menjadi metode gambar dua dimensi dan metode getaran. Metode gambar dua dimensi terbatas akan kondisi serta membutuhkan pemasangan dan pemeliharaan dengan biaya tinggi. Dalam mendeteksi jalan berlubang, penelitian ini memanfaatkan akselerometer dan GPS pada smartphone dengan menggunakan algoritma Z-Thresh. Apabila terdeteksi lubang, data akan disimpan lalu ditampilkan pada tampilan peta digital. Analisis kinerja sistem dilakukan menggunakan Confusion Matrix untuk memperoleh akurasi. Dari 20 pengujian yang dilakukan, pengujian pada threshold dengan nilai lebih besar dari 0 dan lebih kecil atau sama dengan 5 memperoleh akurasi sebesar 66.00%, kemudian pada threshold dengan nilai lebih besar dari -5 dan lebih kecil atau sama dengan 0 memperoleh akurasi terbaik sebesar 89.29%. Sedangkan pada threshold dengan nilai lebih kecil atau sama dengan -5 memiliki akurasi sebesar 43.05%. Sementara itu, pengujian untuk mengetahui pengaruh kecepatan di atas 35 km/jam memiliki akurasi sebesar 64.76%.