DETEKSI KECEPATAN PADA TEKNOLOGI KAPAL TANPA
AWAK MENGGUNAKAN EPIPOLAR GEOMETRI
Writer(s) : Andi Andhika Pangerang Pallampa | Indrabayu
Teknik Informatika | Teknik Informatika S1
ANDI ANDHIKA PANGERANG PALLAMPA. Deteksi Kecepatan Pada Teknologi Kapal Tanpa Awak Menggunakan Epipolar Geometri (dibimbing oleh Prof. Dr. Ir. Indrabayu ST, MT, M.Bus.Sys., IPM, ASEAN. Eng. dan Dr. Eng. Faisal Mahmuddin, ST., M.Inf.Tech.,M.Eng)
Seiring berkembangnya zaman, teknologi pun berkembang kian pesat.
Tujuan utama dari pengembangan teknologi yang sudah ada adalah untuk
membantu manusia dalam menjalani kehidupannya dengan lebih mudah dan
efisien. Salah satunya dalam bidang kendaraan, produsen kendaraan mulai
mengalokasikan dana untuk riset pengembangan kinerja mengenai autonomous,
yang saat ini menjadi bidang penelitian yang digencarkan oleh pelaku teknologi.
Menurut penelitian yang dipublikasikan oleh M. R. Endsley, teknologi autonomous
sedang diperbincangkan secara luas sebagai inovasi kedepannya.
Salah satu kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh kendaraan autonomous
adalah kemampuan dalam mendeteksi kecepatan kendaraan sehingga dapat menjadi
dasar keputusan yang selanjutnya menjadi salah satu informasi penting bagi
kendaraan dalam bermanuver. Penggunaan stereo kamera, yang menggabungkan
dua gambar dari dua sisi kamera, dianggap sebagai metode yang lebih baik daripada
menggunakan satu kamera saja untuk rekonstruksi 3D berbasis citra, karena
jangkauan pandangan yang lebih luas. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk
mengembangkan sistem deteksi kecepatan pada teknologi kapal tanpa awak secara
waktu nyata menggunakan stereo kamera. Kemudian untuk mengetahui performa
sistem deteksi kecepatan pada teknologi kapal tanpa awak dengan menggunakan
stereo kamera.
Perhitungan epipolar geometri dalam penelitian ini digunakan dalam
menentukan kecepatan objek secara real-time menggunakan stereo kamera. Dalam
alur kerja sistem pengukuran esitimasi kecepatan objek, ketika perhitungan akan
dilakukan sistem atau program akan memverifikasi perbedaan waktu yang berarti
kecepatan objek, waktu akhir objek dan nilai jarak objek antar (pengamat dalam
posisi diam) dengan objek bergerak yang diperkirakan dari kerangka waktu awal
objek, dan perbedaan waktu antara waktu akhir objek dan waktu awal objek.
Hasil dalam penelitan ini untuk unjuk kinerja metode epipolar geometri dalam
deteksi kecepatan objek secara realtime menggunakan stereo kamera mendapatkan
skor Mean Absolute Percentage Error (MAPE) di angka 2,56%.
Keyword(s): Epipolar Geometri, Stereo kamera, Teknologi autonomous, Yolov5
Year : 2023