ANALISIS SENTIMEN MASYARAKAT INDONESIA TERHADAP KEBIJAKAN MERDEKA BELAJAR PADA MEDIA SOSIAL TWITTER

Writer(s) : Suci Amaliyah Muzakkir | Zahir Zainuddin | Ady Wahyudi Paundu

Teknik Informatika | Teknik Informatika S1

PDF
Login required to download this file
Abstract

SUCI AMALIYAH MUZAKKIR. Analisis Sentimen Masyarakat Indonesia Terhadap Kebijakan Merdeka Belajar Di Media Sosial Twitter (dibimbing oleh Dr. Ir Zahir Zainuddin, M.Sc dan Dr.Eng. Ady Wahyudi Paundu, S.T., M.T) Kementrian Pendidikan dan kebudayaan (kemendikbud) mengumumkan kebijakan merdeka belajar yang telah dikeluarkan pada awal tahun 2020. Twitter merupakan salah satu media sosial untuk mengetahui dan memberikan informasi secara luas dan cepat. Sebagian besar informasi yang tersebar dalam media sosial dapat berupa pendapat, opini, masukkan, dan juga saran setiap perorangan atau individu terhadap sebuah produk atau objek tertentu yang disebut sentimen. Kebijakan Merdeka Belajar diberlakukan karena banyaknya keluhan dari orangtua pada sistem Pendidikan nasional yang sudah berlaku selama ini, yang menimbulkan pro dan kontra dari berbagai pihak. Dari fenomena tersebut sentiment analisis dapat dilakukan untuk mendapatkan nilai dan value dari objek yang akan dianalisis. Dalam penerapan analisis sentimen membutuhkan algoritma yang dapat melakukan sebuah klasifikasi pendapat atau sentimen masyarakat. Dalam penelitian ini akan dirancang sebuah model analisis sentiment dengan menggunakan metode klasifikasi Convolutional Neural Network (CNN). Keluaran dari model analisis sentiment ini ada 3, yaitu positif, negatif, dan netral. Penelitian ini menerapkan hyperparameter tuning untuk mendapatkan hasil terbaik. Hyperparameter tuning bertujuan untuk memilih satu set hyperparameter yang optimal untuk algoritma pembelajaran. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini menunjukkan hasil yang baik yaitu mendapatkan nilai akurasi sebesar 82,54%